FF LuYoon *Title ASAP*

Main cast : Xi Luhan, Im Yoona, Xi Luna (OC) and Xi Luyoon (OC)

Other cast : Cho Kyuhyun and maybe more

Author : Michelle Angela

Note : Annyeonghaseo readers ^^ Author kembali dengan FF LuYoon.. Author lagi bener-bener addicted ama nih kopel xD Semoga suka ya.. Oh iya, author mau minta maaf sama readers yang udah nunggu lama banget lanjutan dari FF yang ada disini.. Soalnya author bener” lagi ga mood buat FF –” Oh iya,, Selamat Hari Raya Idul Adha yaa bagi yang merayakan ^^ Ini FF author jadiin dua part ya, kalo di part pertama ini banyak yang komen ntar bakal author lanjutin part dua nya.. Ini FF juga belum tau mau dikasih judul apa, kalo udah ketemu yang pas bakal author ganti judulnya ntar.. Kamsahamnida *bow 90°*

“Appa, jeball geumanhae. Jangan mengelitikiku lagi, appaaaa!!! hahaha”pinta Luna seorang bocah manis berumur 3 tahun yang sedang dikelitiki oleh ayahnya

“Haha, apa katamu? Ampun? Aniya. Akui dulu kalau appa memang tampan”ujar Luhan yang merupakan ayah dari Luna

“Andweee, appa jelek dan juga jahat. Hahahaha… Appaa”ucap Luna dengan nada menantang

“Ckckck, kalian ini. Luhan oppa berhentilah mengelitiki Luna. Pasti dia sudah sangat-sangat geli”suruh Yoona yang tak lain adalah istri dari Luhan sekaligus ibu dari Luna

“Haha, arrayo chagi. Baiklah kali ini kau ditolong oleh eomma lagi, lain kali appa akan membalas dendam disaat eomma sedang tidak ada”ucap Luhan dengan nada mengancam

“Eomma, aku takut. Tadi appa bilang akan balas dendam saat eomma tidak ada. Eomma jangan pergi ya”ujar Luna dengan nada ketakutan yang membuatnya semakin terlihat imut

“Haha, ne Luna-ya. Eomma tidak akan pergi, eomma akan menjaga Luna agar appa tidak bisa mengganggumu”kata Yoona kemudian tersenyum sambil memeluk Luna sambil sesekali menepuk pelan punggung Luna pelan

“Ehemm..Ehemm… Sepertinya appa hanya menjadi obat nyamuk disini”kata Luhan yang menyadarkan dua orang itu -Yoona dan Luna- kalau ada orang lain selain mereka di ruangan itu

“Wae? Appa yang jelek dan jahat pergi sana”ujar Luna jutek kemudian memajukan bibirnya beberapa centi

“Whoaaa, sudah besar rupanya kau Xi Luna. Ckckck.. Chagi lihatah, tingkah lakunya sama sepertimu. Apa kau ingat kau pernah mengatai dan mengusirku seperti itu juga dulu”ucap Luhan sambil terkekeh, tak lama kemudian kekehannya berhenti karena sebuah jitakan mulus yang mendarat di dahinya yang diberikan oleh Yoona yang malu karena ucapan Luhan itu

“Hahaha”Luna menertawai Luhan dan Yoona yang sedang beradu pandang dengan tatapan sinis

“Ap-pa”panggil seorang bayi mungil terbata-bata sambil berjalan merangkak menghampiri Luhan

“Aigoo Baby Lulu come here”sahut Luhan lalu segera menggendong Baby Lulu alias Luyoon yang merupakan anak kedua mereka yang berumur sekitar satu tahun

“Aigoo, uri Baby Lulu hari ini tampan sekali”puji Yoona sambil sesekali mencubit pipi Baby Lulu yang menggemaskan itu

“Eomma, kenapa Baby Lulu tidak berjalan?”tanya Luna polos

“Baby Lulu kan masih kecil, dulu Luna juga seperti itu. Semua itu butuh proses sayang”jawab Yoona mencoba memberi pengertian kepada Luna sementar Luna hanya manggut-manggut entah mengerti atau idak tapi sepertinya ia mengerti karena Luna merupakan anak yang cerdas

“Eom-ma”panggil Baby Lulu dengan imutnya

“Wae geurae?”tanya Yoona lalu mengambil Baby Lulu yang ada di dekapan Luhan. Seakan-akan Baby Lulu mengerti dengan apa yang dikatakan Yoona, Baby Lulu menggelengkan kepalanya kemudian tersenyum

“Gosh”kata Luhan yang menganggetkan Yoona

“Waeyo?”tanya Yoona bingung

“Aku lupa, kalau besok senin aku akan mempresentasikan game terbaru yang akan dirilis”jawab Luhan

“Jadi?”

“Aku harus ke kantor'”lanjut Luhan dengan raut wajah sedih

“YA Oppa, ada apa dengan raut wajahmu? Kenapa cepat sekali berubahnya?”ledek Yoona

“Haruskah di weekend seperti ini aku harus ke kantor meniggalkan keluarga tercintaku ini?”tanya Luhan yang terdengar berlebihan namun itulah kenyataannya

“Hmm, bagaimana kalau kami ikut menemanimu ke kantor?”tawar Yoona

“Ide yang bagus, kajja. Kita harus bersiap-siap sekarang”kata Luhan senang

“Haha, baiklah”kata Yoona lalu segera ke kamar Luna untuk menggantikan pakaiannya dan juga membawa perlengkapannya sementara Luhan bersama Baby Lulu untuk menggantikan pakaiannya dan juga membawa perlengkapan Baby Lulu yang pastinya lebih banyak dibandingkan Luna

30 menit kemudian….

Mereka berempat pun sudah siap dan segera menuju ke perusahaan milik Luhan yaitu Deer Games Corp. Deer Games Corp adalah perusahaan game terbesar di Korea dan tentunya sudah terkenal seantero dunia. Luhan menggunakan kaos berkerah berwarna putih yang dipadu dengan celana hitam dan juga sepatu converse berwarna putih, sedangkan Yoona mengenakan kaos simple berwarna cerah yang dipadukan dengan hotpants pendek dan flatshoes berwarna cerah yang sangat pas dipakai pada musim panas seperti ini. Luna dan Baby Lulu pun tidak kalah menarik dengan memakai pakaian berwarna cerah yang sangat pas untuk keduanya. Pasti di kantor hanya akan terlihat beberapa pegawai dan juga satpam terntunya, maka dari itu mereka memutuskan untuk memakai pakaian casual saja

“Kajja”ujar Luhan bersemangat karena menurutnya bersama dengan orang yang dicintainya -keluarga- merupakan energi pills dan juga mood booster yang terbaik

“Appa..Appa.. nanti kita beli boneka ya”pinta Luna

“No”jawab Luhan sambil terkekeh

“Waeyo?”tanya Luna yang sudah sedikit mengambek

“Akui dulu kalau appa memang tampan dan juga baik”jawab Luhan yang membuat Yoona tertawa terbahak-bahak karena tingkah kekanak-kanakan yang dimiliki Luhan

“APPA!!!Luna pokoknya mau boneka”kata Luna memaksa

“Oppa, sudahlah jangan bertingkah kekanakan seperti ini”ujar Yoona

“Aku? Kekanakan? Aniya”jawab Luhan tanpa dosa yang membuat Yoona langsung meliriknya tajam

“Hei, ada apa dengan tatapanmu itu? Apa kau tau kalau kau terlihat sangat sangat mengerikan”ujar Luhan

Pletakk…

Sebuah jitakan mulus berhasil mendarat diatas kepala Luhan

“Konsentrasi menyetir saja”ujar Yoona sedikit sinis tapi sebenarnya ia hanya bercanda

“Eomma, eomma nanti belikan Luna boneka ya”pinta Luna dengan aegyonya

“Baiklah, nanti akan eomma belikan”jawab Yoona

“Chagi, jangan selalu memanjakan Luna”ujar Luhan

“Memanjakan? Aku tidak memanjakannya kok”ucap Yoona yang merasa tidak memanjakan Luna, sebenarnya Yoona hanya ingin mengabulkan keinginan putrinya saja

“Itu buktinya, padahal kemarin aku baru saja membelikannya boneka tapi hari ini karena Luna ingin boneka lagi, kau akan membelikannya lagi untuk Luna”jelas Luhan

“Baiklah kalau begitu aku tidak akan membelikannya”ujar Yoona singkat

“Eommmaaaaa”rengek Luna

“Luna sayang, kemarin kan appa baru saja membelikanmu boneka. Jadi lain kali saja baru eomma belikan”kata Yoona memberi penjelasan

“Hmm baiklah”jawab Luna sedikit kecewa

“Luna-ya mianhae”ujar Yoona menyesal karena melihat anaknya kecewa seperti ini sementara Luna hanya menganggukkan kepalanya

“Oppa”panggil Yoona pelan. Luhan sudah tau maksud Yoona memanggilnya makanya Luhan hanya menatapnya sebentar lalu tersenyum dengan penuh arti. Luhan melakukan semua ini bukan karena ia tidak sayang dengan Luna, tapi ia ingin agar Luna tidak menjadi anak yang boros dan juga manja

“Hueeeee..Hueeee…..”Baby Lulu tiba-tiba menangis, mungkin ia bermimpi buruk

“Cupcupcup.. Baby Lulu waeyo?”tanya Yoona sambil mebcoba menenangkan Baby Lulu

“Huee..Hueee”

“Baby Lulu waeyo?”tanya Luhan yang terlihat bingung karena tidak biasanya Baby Lulu menangis sekencang ini

“Omo, badan Baby Lulu panas sekali. Oppa cepat kita ke rumah sakit sekarang”suruh Yoona

“Baby Lulu sakit?”tanya Luhan kemudian langsung memutar mobilnya menuju rumah sakit

“Ne, badannya panas”jawab Yoona

“Eomma, Baby Lulu kenapa?”tanya Luna bingung

“Baby Lulu sedang sakit sayang”jawab Yoona

“Baby Lulu cepat sembuh ya”kata Luna tulus

“Huee…Hueee”

“Baby Lulu tenang ya sayang. Jangan menangis lagi, sekarang kita lagi di jalan ke rumah sakit”kata Yoona mencoba menenangkan

“Yoboseyo, Eunhyuk hyung tolong kau sekarang ke kantor. Lalu tolong selesaikan proyek game terbaru itu. Aku tidak bisa kesana karena Baby Lulu tiba-tiba sakit”kata Luhan di telepon, ia menelepon Eunhyuk yang merupakan orang kepercayaannya di kantor

“…………………..”

“Ne, gomawoyo hyung”

“Oppa menyuruh Hyukkie Oppa menyelesaikannya?”tanya Yoona

“Ne, game ini adalah game rancangan kami berdua”jawab Luhan sementara Yoona hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda bahwa ia paham

“Kita sudah sampai”ujar Luhan saat mereka sudah sampai di Seoul Inrernational Hospital

“Chagi, kau turun duluan bersama Baby Lulu. Aku akan mencari tempat parkir dulu, biar Luna bersamaku”suruh Luhan

“Baiklah”jawab Yoona lalu segera membawa Baby Lulu turun bersamanya

~~^^~~

@Seoul International Hospital

“Bagaimana Baby Lulu?”tanya Luhan

“Molla, Baby Lulu sedang diperiksa oleh dokter sekarang”jawab Yoona terlihat panik

“Sudahlah chagi, jangan panik. Semuanya pasti akan baik-baik saja”ujar Luhan menenangkan Yoona

“Ne”jawab Yoona

“Eomma uljima”kata Luna

“Eomma tidak menangis kok. Jangan khawatir”jawab Yoona lembut kemudian memeluk Luna

“Apa anda orangtua dari Xi Luyoon?”tanya seorang suster yang baru saja keluar dari ruangan dimana Baby Lulu diperiksa

“Ne, kami orangtuanya. Ada apa sus?”tanya Luhan

“Keadaan Xi Luyoon sekarang mulai stabil dan dokter ingin berbicara dengan orangtuanya”jawab suster tersebut menjelaskan

“Syukurlah. Ne, kami akan menemui dokter nanti. Apa kami sudah bisa menjenguk Luyoon?”tanya Yoona

“Bisa tapi sebaiknya anda menemui dokter terlebih dahulu”jawab suster itu

“Apa terjadi sesuatu yang bahaya dengan anak saya?”tanya Luhan panik

“Saya kurang tahu, tapi sebaiknya anda segera menemui dokter sekarang”suruh suster

“Iya sus, tapi bolehlah kami titip anak kami sebentar selagi kami menemui dokter”tanya Luhan sembari menunjuk Luna

“Ne, bisa tuan”jawab suster tersbeut ramah

“Luna-ya, sekarang Luna bersama suster ini dulu ya. Eomma dan appa harus menemui dokter terlebih dahulu”kata Luhan

“Shireo, Luna mau bersama appa dan eomma”tolak Luna mentah-mentah

“Adik manis, ayo ikut suster. Nanti kau pasti akan senang karena suster punya banyak permen dan juga boneka”mendengar kata permen dan boneka, Luna pun langsung tertarik dan berminat untuk mengikuti suster itu

“Ne, Luna mau”jawab Luna penuh senyum

“Anak pintar, nanti appa dan eomma akan menjemputmu lagi setelah urusan appa dan eomma selesai”kata Yoona

“Ne eomma”jawab Luna kemudian pergi bersama suster itu

“Oppa, sebenarnya apa yang terjadi dengan Baby Lulu? Aku takut kalau terjadi suatu hal yang ternyata parah”ujar Yoona penuh dengan ketakutan yang terdengar jelas dari setiap kata yang keluar dari mulut gadis itu

“Sudahlah chagi, tenang dulu. Jangan panik”kata Luhan

“Semoga saja begitu”ucap Yoona lemah kemudian Luhan mendekap istrinya itu mencoba untuk menenangkannya

@Doctor’s Room

Tok..Tok..Tok..

“Permisi dok, orangtua dari pasien yang bernama Xi Luyoon sudah datang”kata seorang suster

“Baiklah”jawab dokter itu

“Ayolah chagi uljima”ujar Luhan saat mereka sudah memasuki ruangan dokter itu

“Hmm”Yoona menjawabnya pelan lalu betapa terkejutnya dia saat melihat wajah dokter tersebut tapi ia tetap berusaha tenang. Sama halnya dengan Yoona, dokter itu juga terlihat kaget tapi mencoba mengendalikan keadaan

“Selamat siang, saya Dokter Cho Kyuhyun. Saya dokter yang menangani anak anda”ujar dokter itu yang diketahui bernama Cho Kyuhyun memperkenalkan dirinya

“Ne dok, saya Xi Luhan dan ini istri saya Im Yoona”ujar Luhan memperkenalkan diri balik. Yoona dan Kyuhyun sama-sama terkejut dan tetap berusaha untuk bersikap normal

“Begini, setelah saya periksa. Anak anda terkena demam tinggi namun sepertinya keadaannya sekarang sudah mulai normal”kata Kyuhyun

“Tapi sebelumnya saya ingin bertanya, apa Luyoon pernah terkena demam seperti ini sebelumnya?”tanya Kyuhyun

“Belum, baru kali ini ia terkena demam tinggi seperti ini. Selama ini dia jarang terkena sakit dan juga walaupun sakit palingan hanya demam biasa”jawab Yoona

“Sebaiknya kita menunggu hasil lab dan juga keadaannya selama beberapa hari ke depan. Untuk menstabilkan suhu tubuhnya dan juga apa ia hanya terkena demam biasa atau bukan”kata Kyuhyun

“Ma-maksud dokter? Apa anak saya terkena penyakit lain selain demam?”tanya Luhan

“Bukan begitu, hanya untuk memastikan keadaannya saja”jawab Kyuhyun takut terjadi kesalahpahaman

“Apa ada yang ingin anda bicarakan lagi?”tanya Yoona yang terluhat sekali ingin cepat-cepat keluar dari ruangan itu

“Tidak ada”jawab Kyuhyun cepat

“Baiklah, kalau begitu kami permisi dulu. Kamsahamnida dokter Cho”pamit Luhan lalu keluar dari ruangan itu bersama Yoona yang masih terpaku dengan kejadian tadi. Bukan hanya karena kejadian Luyoon tapi karena pertemuannya kembali dengan Cho Kyuhyun, mantan kekasihnya

—–TBC—–

20 thoughts on “FF LuYoon *Title ASAP*

  1. wwawawwawaaw AUTHOR cOMEBACK
    yeyeyeey DAEBAK Thor ffnya
    mmmm Kyuppa mntannya Yoong Unnie ,, tyus bgaimana smpe Luhan Oppa tau yah ???
    di tnggu yha Thor kLanjutannya and jngan Lma” !!! ^_^

  2. author Baby Lulu jangan dibuat sakit yg macem2 yaa… kasihan masih kecil tuh…
    aku suka bgt dengan cerita keluar kecilnya…..
    lanjut deh, tapi next part jangan kelamaan yaa…

    ditunggu juga lanjutan ff yg lainnya loh….

  3. yesss !!! posting juga ini ff.
    bagus thor..
    luyoon yah?
    walaupun lebih suka kyuna, tapi ga apalah..

    lanjut yah…

    semangat !!! fighting !!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s